Minggu, 15 Februari 2009

Merebut sandalnya kakak Zarah dan Dina

Biasanya setelah mandi sore dan berpakaian rapih, eyang selalu membawa mereka jalan-jalan. Entah itu melihat monyet dibelakang rumah atau melihat adik bayi diwarung eyang Kelik atau main ke dalam gang depan rumah, tepatnya ke rumah kakak Zarah dan Dina...Ada kejadian lucu kalo mereka sudah tiba dirumah kakak Zarah, biasanya mereka langsung belok masuk ke beranda rumah tsb, mencari atau mencoba sandal kakak Zarah dan Dina yang tergeletak di keset depan rumah mereka. Kalau kebetulan sandalnya ada, mereka langsung ribut melepas sepatu/sandalnya dan mencoba milik kakak-kakak tsb. Ternyata rumput milik tetangga lebih hijau berlaku buat mereka, hehehe. Padahal secara ukuran, sandal-sandal itu jauh kebesaran buat mereka tapi tidak tau tuh terkadang, disaat mereka main dengan sandal itu, tiba-tiba kakak Zarah dan Dina harus keluar rumah dan menggunakan sandal tsb, mereka pun gak rela melepas sandal-sandal itu. Jadi walaupun sandal-sandal tsb sudah dipake, mereka masih mengikuti dan merebut sandal tsb dengan cara menarik dari kaki kakak-kakak itu. Karna kecil, mereka kalah dong dan yang ada ujung-ujung nangis lah dua-duanya, eyang sampai malu dibuatnya. Memalukan ya tapi geli bagaimana lagi secara mereka masih kecil belum tau apa-apa:-)
Sebelum itu tante Elin pun kerap harus meninggalkan barang-barangnya, seperti tas kecil selempang dengan gambar strawberry shortcake dan sandalnya yang sebetulnya ukurannya kebesaran juga buat adek kakak. Cuman akhirnya mereka sudah bosen, sehingga sekarang sandal itupun sudah tidak menarik buat mereka, hehehe...

Biar tidak malu-maluin, eyangnya membelikan sandal mirip dengan milik kakak Zarah dan Dina, tentunya dengan ukuran mereka tapi tetep lho, mereka lepas miliknya trusan pake sandalnya kakak tsb. Hehehehe, dasar anak kecil...

Tidak ada komentar: